Rabu, 21 Agustus 2019

Adjective and Adverb


Pengertian dan penggunaan Adjective dan Adverb.

Adjective (kata sifat) adalah kata yang digunakan untuk menerangkan noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti) yang dapat berupa orang (person), tempat (place), binatang (animal), benda atau konsep abstrak.
Contoh:
She’s an excellent singer.
I’ve got a new apartment.
Adverb (kata keterangan) merubah kata kerja, yakni kata keterangan menjelaskan bagaimana sesuatu dilakukan.
Contoh:
She learns quickly.
You can speak English well.
Adjective bisa ditempatkan sebelum kata benda.
Contoh:
This is a beautiful bird.
“This is a bird beautiful.” tidak benar.

Kata sifat memberikan informasi seperti ukuran (kecil, besar), bentuk (bulat, persegi), warna (kuning, hijau), kebangsaan (Cina, Polandia), dan opini (baik, buruk). Adjective tidak mengalami perubahan yang tergantung pada jumlah (tunggal atau jamak).
Contoh:
She has a cute puppy.
She has three cute puppies.
Perhatikan bahwa adjective (cute) tidak mengalami perubahan baik dalam bentuk tunggal (puppy) maupun jamak (puppies).
Adjective juga bisa ditempatkan setelah kata kerja tertentu seperti be, feel, look, dan taste.
Contoh:
I’m really happy today.
She’s got a new job so she feels great.
You look wonderful!
This chicken tastes delicious.

Adverb adalah kata keterangan. Adverbs dan adjective memiliki kesamaan. Jika ditinjau dari segi filsafat bahasa kedua kata ini diawali dengan kata “Ad” yang memungkinkan adanya arti “Add” atau “penambahan”. Jika adjectives menambahkan kejelasan arti pada kata benda (nouns), maka adverb menambahkan kejelasan terhadap kata kerja (verbs).

1.        Dalam banyak kasus, adverb dapat dibentuk dengan hanya menambahkan ‘-ly’ pada adjective.
Contoh:
Adjective
Adverb
Arti
Quick
Quickly
Dengan cepat
Bad
Badly
Buruk
General
Generally
Biasanya, lazimnya
Accurate
Accuratelly
Dengan cermat
Brave
Bravely
Dengan berani

Quick (adjective) – He’s quick at learning new things.
Quickly (adverb) – He learns quickly.
Bad (adjective) – He didn’t get a bad test score.
Badly (adverb) – He didn’t do badly in his test.
Fluent (adjective) – Her English is fluent
Fluently (adverb) – She can speak English fluently

2.        Untuk adverb yang terbentuk dari adjective yang berakhiran dengan huruf “-y” ganti “-y” dengan “-i” dan tambahkan “-ly“.
Contoh:
Adjective
Adverb
Arti
Easy
Easily
Dengan mudah
Happy
Happily
Dengan gembira
Angry
Angrily
Dengan marah
Lazy
Lazily
Dengan malas
Ready
Readily
Segera

Easy (adjective)  - He thinks math is easy.
Easily (adverb)  - He can do math easily.
Happy (adjective)  - He’s a happy man.
Happily (adverb)  - He works happily every day.

3.        Untuk adverb yang terbentuk dari adjective yang berakhiran dengan huruf “-le” ganti “-le” dengan “-ly“.
Contoh:
Adjective
Adverb
Arti
Possible
Possibly
Mungkin/barangkali
Horrible
Horribly
Mengerikan
Understandable
Understandably
Secara dapat dimengerti
Simple
Simply
Mudah

Simple (adjective)  - The teacher makes difficult things simple.
Simply (adverb)  - He teaches simply and clearly.

4.        Jika adjectiv berakhir dengan ‘-ic’, tambahkan ‘-ally’.
Contoh:
Adjective
Adverb
Arti
Basic
Basically
Pada dasarnya
Tragic
Tragically
Secara tragis

Beberapa adverb sama dengan adjective.
Contoh:
He runs fast (adverb)  - He’s a fast runner. (adjective)
He studies hard. (adverb)  - It’s a hard life. (adjective)
Adverb untuk “good” adalah “well“.
Contoh:
She’s a good pianist.
She plays the piano well.
Adverb juga bisa mengubah adjective dan adverb-adverb lainnya.
Contoh:
That’s a good book.
That’s a very good book.
She’s a talented girl.
She’s an incredibly talented girl.
You’re right!
You’re absolutely right!

Beberapa adjective tidak berubah bentuk. Dengan kata lain, bentuk adverb sama dengan bentuk adjective.
Contoh:
Adjective
Adverb
Arti
Fast
Fast
Cepat
Straight
Straight
Lurus
Hard
Hard
Keras/sukar
Early
Early
Pagi-pagi
Half
Half
Setengah


Perbedaan antara Adjective dan Adverb
Adjective (Kata Sifat)
Noun (kata benda)
The class is good       = kelas itu bagus
My books are thick   = buku saya tebal
This is big building    = ini adalah sebuah gedung yang besar
Penjelasannya
Good menerangkan class
Thick menerangkan book
Big menerangkan building
Pronoun (kata benda)
He is clever                =  ia pandai
She is beatiful                        =  ia cantik
They are diligent       =  mereka rajin
Penjelasannya
Clever menerangkan he
Beautiful menerangkan she
Diligent menerangkan they

Adverbs (Kata Keterangan)
Adverbs  adalah suatu kata yang menerangkan verb, adjective, adverb yang lain atau seluruh kalimat.
Verb (kata kerja)
He is working hard               = ia bekerja keras
The train run quickly            = kereta api cepat larinya
She spaks loudly                   = ia berbicara keras
Penjelasan
Hard menerangkan working 
Quickly menerangkan runs
Loudly menerangkan speaks


Source :


Modal Auxiliary

Apa itu? Modal Auxiliary Verbs atau sering dikenal juga dengan istilah Secondary Auxiliary Verbs merupakan kata kerja bantu yang memberikan arti tambahan pada Main Verbs dalam kalimat. Fungsinya untuk mengekspresikan willingness (kemauan) atau ability (kemampuan), necessity (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan). Modal auxiliary ini terbagi atas shall, should, will, would, can, could, may, might, must, ought, need, dare dan used
Modal auxiliary ini terbagi atas shall, should, will, would, can, could, may, might, must, ought, need, dare dan used

A. Can dan Could
Can dan could dapat digunakan untuk menyatakan ability (kemampuan). Bedanya, could untuk menyatakan ability (kemampuan) di masa lalu (past). Keduanya dapat berfungsi untuk Modal verb ini juga dapat pula digunakan untuk meminta izin (permission) untuk melakukan sesuatu.

Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb “can dan could”
1 You can buy anything with your money but you can‘t buy love.
(Kamu dapat membeli apapun dengan uangmu tapi kamu tidak dapat membeli cinta)
2 Can I borrow your car for one night?
(Bisakah saya meminjam mobilmu selama satu malam?)
3 You could run faster than me two years ago.
(Kamu dapat berlari lebih cepat dari saya dua tahun lalu.)
4 Could I use your computer to print and scan?
(Bolehkah saya memakai komputermu untuk print dan scan?)

B. May dan Might
May dan might dapat digunakan untuk menyatakan possibility (kemungkinan) di masa sekarang (present) dan masa depan (future). May dan Might dapat ditambahkan primary auxiliary verb have untuk menyatakan kemungkinan di masa lalu (past). Bedanya, may untuk menyatakan hypothetical situation yang belum terbukti, sementara might yang telah terbukti.

May dapat digunakan untuk meminta izin (permission)  dimana modal verb ini lebih formal dari can. Adapun might ketika digunakan untuk meminta izin (permission) yang bersifat lebih formal daripada modal verb could. Dibanding may, might lebih tentatif (tidak pasti) kejadiannya.

Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb “may dan might”
1 He may work out and eat healthy food every day.
(Dia mungkin berlatih dan memakan makanan sehat setiap hari.)
2 You may/might forget the embarassing incident tomorrow.
(Kamu mungkin melupakan insiden memalukan itu besok.)
3 The doctor may have warned you not to eat red meat.
(Dokter mungkin telah melarangmu untuk memakan daging merah) faktanya belum diketahui
The doctor might have warned you not to eat red meat.
dikatakan setelah diketahui fakta: The doctor has not warned — Dokter belum melarang.
4 May I go home now?
(Bolehkah saya pulang sekarang?) permission
5 If I have cleaned the room, might I play with my friend?
(Jika saya sudah membersihkan ruangan, bolehkah saya main dengan teman?) permission

C. Will dan Would
Will untuk menyatakan willingness (kemauan). Willingness dapat diungkapkan dalam conditional sentence type 1 maupun invitation (undangan/ajakan). Would juga dapat digunakan untuk menyatakan willingness (kemauan), namun lebih polite (sopan). Selain untuk mengungkapkan willingness, will dan would dapat pula digunakan untuk membicarakan kemungkinan atau membuat prediksi.

Would saja dapat dipadukan dengan auxiliary have dan past participle (verb-3) untuk membentuk conditional sentence type 3. Disini would untuk menyatakan tindakan yang ingin dilakukan di masa lalu.

Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb “will dan would”
1 I will help you if you help yourself first.
(Saya akan membantumu jika kamu membantu dirimu sendiri dulu.) conditional sentence type 1
2 Will you marry me?
(Maukah kamu menikah dengan saya?)
3 I’ll give you a glass of water.
(Saya akan memberimu segelas air.)
4 Would you like to see my craft?
(Maukah kamu melihat kerajinan tanganku?)
5 The sandstorm will come tonight.
(Badai pasir akan datang nanti malam.) prediksi
6 My father had a strong feeling that the weather would be warm.
(Ayah saya punya perasaan kuat bahwa cuaca akan hangat.) prediksi
7 If you had remembered to invite me, I would have attended your party.
(Jika kamu ingat mengundang saya, saya menghadiri pestamu.) conditional sentence type 3

D. Shall
Shall [British English] digunakan untuk menyatakan simple future seperti halnya will namun hanya digunakan pada first person (orang pertama) I dan we. Shall [US English] jarang digunakan selain untuk polite question untuk first person. Modal verb ini juga dapat digunakan untuk menyatakan obligation (kewajiban) pada formal situation (yang dapat berupa legal document maupun pada saat meeting. Pada situasi ini, baik second maupun third person dapat digunakan dengan modal verb ini.

Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb “shall”
1 We shall overcome it someday.
(Kita akan mengatasinya suatu hari nanti.)
2 Shall we pay a call him?
(Haruskah kita menjenguknya?) polite question
3 Shall I give you some advice?
(Haruskah saya memberimu nasehat?) polite question
4 The Human Resource manager shall report the employee performance.
(HR manager harus melaporkan performansi karyawan.)

E. Should
Should untuk memberi suggestion (saran) atau advice (nasehat).

Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb “should”
1 You should see the doctor.
(Kamu harus ke dokter.)
2 We should meet more often.
(Kita harus bertemu lebih sering.)

F. Must
Must dipadukan dengan not untuk menyatakan prohibition (larangan). Selain itu, modal verb ini juga dapat untuk mengekspresikan obligation (kewajiban) atau necessity (kebutuhan).

Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb “must”
1 You mustn’t give up.
(Kamu tidak boleh menyerah.)
2 We must go to bed now.
(Kita harus tidur sekarang.)

G. Ought to
Ought to digunakan untuk menyatakan apa yang benar atau tepat.

Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb “ought to”
1 I ought to wear high quality running shoes.
(Saya harus menggunakan sepatu lari berkualitas tinggi.)
2 We ought to select the best candidate for the job.
(Kita harus memilih kandidat terbaik untuk pekerjaan tsb.)

Referensi:
Helping and Modal Auxiliary Verbs. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/auxiliary.htm.
Ability, Permission, Requests and Advice. http://learnenglish.britishcouncil.org/en/english-grammar/verbs/modal-verbs/ability-permission-requests-and-advice.
Helping Verb. http://grammar.about.com/od/fh/g/helpverbterm.htm.
Modal. http://grammar.about.com/od/mo/g/modalterm.htm.
Helping Verbs. http://www.englishclub.com/grammar/verbs-what_classification-helping.htm.
Modal Verbs. http://www.learnenglish.de/grammar/verbmodal.htm.
The Auxiliary Verb. http://www.chompchomp.com/terms/auxiliaryverb.htm.

Affirmative & Negative, Agreement, Negation, Commands

Affirmative : Digunakan untuk menunjukkan orang atau melakukan sesuatu hal, kemudian menambahkan lain melakukan hal yang sama. Cukup menggunakan : and – to or and – so
Contoh :
·         You are grateful, and me too
·         You are grateful and so do I
·         They will be rewarded for hard work, you are too.
·         They will be rewarded for hard work, and so will you.

Negative Agreement : Seperti Affirmative namun Negative Agreement menggunakan: either – neither.
Contoh :
·         I’m not in the good mood, and you are not in good mood too
·         I’m not in the good mood, and you are not either
·         I’m not in the good mood, and neither were you.
Negation: adalah bentuk pernyataan negatif. Kita tahu betul bahwa untuk membentuk kalimat negatif ada beberapa cara, namun begitu di bawah ini akan kami jelaskan bentuk-bentuk negation, atau bentuk-bentuk bagaimana membentuk suatu pernyataan negatif.
1.    Dengan Auxiliary Verbs Ingat bahwa apabila kita sudah menggunakan Auxiliary verbs dalam kalimat negative, maka Kata kerja harus kembali ke bentuk semula.
Contoh:
·         I didn’t understand what you mean.
·         She can’t dance well. She doesn’t come to the party tonight.
·         We haven’t painted the house. She might not come.
2.    Dengan Menggunakan “No” Kita bisa juga membentuk kalimat negatif dengan menggunakan “No”.
Contoh:
·         I have no money.
·         She has no attitude.
Command (Perintah) menambahkan kata “to” sebagai penghubung kalimat melaporkan dengan yang dilaporkan. “not to” dalam perintah negatif.
·         He told me, “wait for me !”
·         He told me to wait for him.
·         She told me, “don’t cheat anymore !”
·         She told me not to cheat anymore.
Referensi :

Verb as Complement

Complement memiliki definisi sebagai kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari subject, verb atau object. Itu menjadi sebuah alasan kuat mengapa complement terbagi menjadi tiga jenis yang di antaranya adalah subject complement, verb complement, dan object complement.
Untuk membedakan verb biasa dengan verb complement, Anda bisa melihat dari komponen yang membentuknya. Jika dalam verb, Anda hanya bisa menemukan kata kerja saja. Namun, di dalam verb complement, komponen yang akan membentuknya lebih banyak sehingga terkesan lebih rumit. Verb complement adalah direct object atau indirect object dari suatu action verb. Objecknya ini bisa terdiri dari noun, pronoun, atau komponen lainnya yang berperan sebagai noun, seperti gerund, infinitive dan noun clause.
Selain itu, dalam sebuah kalimat sebuah verb itu sangat dibutuhkan dan akan membentuk kalimat yang sempurna. Sedangkan verb complement tidak semua kalimat membutuhkannya.

CONTOH VERB COMPLEMENT


1.    The police fined me one million rupiah

Me = pronoun as indirect object
One million rupiah = noun phrase as direct object
2.    He discovered information that investing in gold is much more beneficial than mutual funds.He discovered information that creating website is quite easy.
Information = noun as indirect object
That investing in gold is much more beneficial = noun clause as direct object.
3.    I helped an elderly to cross the street.
An elderly = noun as indirect object
To cross the street = infinitive as direct object

Source

https://www.ef.co.id/englishfirst/englishstudy/belajar-bahasa-inggris-dari-verb-complement.aspx

Pronouns


Pronoun atau kata ganti adalah kata yang dapat menggantikan suatu kata benda atau frasa kata benda. Kata ganti berfungsi menghindari pengulangan kata benda atau frasa kata benda yang sama yang telah disebut sebelumnya.
Dalam bahasa Inggris, pronoun terdiri dari tujuh jenis, yaitu:
1. Reflexive Pronoun
Reflexive pronoun adalah kata ganti yang digunakan untuk menunjukkan tindakan atau kegiatan yang dilakukan oleh diri subjek sendiri (subject of the verb) atau dengan kata lain memberi penekanan pada unsur subjek atau objek. Kata ganti bentuk tunggal mendapat akhiran –self, dan bentuk jamak dengan akhiran –selves.
Contoh:
Myself = Saya sendiri
Yourself/yourselves = Kamu sendiri/kalian sendiri
Themselves = Mereka sendiri
Ourselves = Kami sendiri
Himself = Dia sendiri (laki-laki)
Herself = Dia sendiri (perempuan)
Itself= Dia sendiri (benda atau binatang)
Contoh kalimatnya:
- He painted the house all by himself
- She enjoyed the weekend treating herself.
- The children are old enough to look after themselves.

2. Possessive Pronoun (kata ganti milik)
Possessive pronoun adalah kata ganti yang memperlihatkan kepunyaan seseorang atau kelompok.

Ada dua bentuk possessive pronoun yaitu dependent (ditempatkan sebelum suatu kata benda) dan independent (ditempatkan setelah suatu kata kerja).
Contoh :
Dependent seperti my, your, his, her, its, our, their
Independent seperti mine, yours, his, hers, its, ours, theirs
Contohnya:
§ The black umbrella is his.
§ This green suitcase is mine. Those are theirs.
§ This is not spot. I think yours is 3 tables away on the left.

3. Personal Pronoun (kata ganti orang)
Personal pronoun adalah kata ganti pada subyek dan obyek yang menunjukkan pada orang atau penamaan.
Contoh:
I => Me
You => You
She => Her
He => Him
It => It
We => Us
They => Them
Contoh kalimatnya:

§ I gave this concert ticket to my friend yesterday. She feels estatic when she received it.
§ My mother take a glass with her. She wants fill it with the juice.

4. Interrogative Pronoun
Interrogative pronoun adalah kata-kata yang mempertanyakan orang atau benda. Ini antara lain: who, whom (siapa), whose (punya siapa), why (mengapa), which (yang mana), dan what (apa).
kata ganti atau pronomina yang digunakan untuk menanyakan orang, benda, atau suatu pilihan. Kata ganti yang sering dipakai adalah what, which who, whom dan whose.
Contoh:
- What is stolen?
- Who has made you sad?
- Whose dog is this?

Source


Subject Verb Agreement


Subject-verb agreement adalah persesuaian antara verb (kata kerja) dengan subject kalimat dalam hal number, yaitu: singular (tunggal) atau plural (jamak). Subjek dapat berupa noun (kata benda), pronoun (kata ganti), atau konstruksi lain yang berakting sebagai noun, seperti gerund dan infinitive. Pada dasarnya, singular subject (subjek tunggal) menggunakan singular verb (kata kerja tunggal), sedangkan plural subject (subjek jamak) menggunakan plural verb (kata kerja jamak).

Secara umum pada bentuk simple present tensesingular verb berupa base form / bare infinitive (bentuk dasar dari verb) dengan ditambahkan ending (akhiran) -s/-es. Adapun pada plural verb tanpa ditambahkan ending -s/-es (sebaliknya, plural subjectditambahkan ending -s/-es). Aturan kata kerja ini berlaku pula pada subjek berupa third person (orang ketiga, contoh: Ricky, Anna) dan semua personal pronoun (they, we= jamak; he, she, it= tunggal), kecuali I dan you. Walaupun berupa subjek tunggal, I dan you dipasangkan dengan kata kerja bentuk jamak.
Jika kata kerja dalam verb “to be”, am dipasangkan dengan I, is dengan singular subjectkecuali I dan you, dan are dengan plural subject dan you.
Sedangkan pada past tense, tidak ada perbedaan bentuk kata kerja dalam hal number(tunggal atau jamak) subjek kalimat, semua dalam verb-2, kecuali jika kata kerja yang digunakan merupakan verb “to be” was-were. Was untuk singular subject kecuali you, dan were untuk you dan plural subject.
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
Keterangan:
subject= bold; verb= italic
No
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
1
The earth rotates.
(Bumi berotasi) singular subject, singular verb
2
The lions hunt at night.
(Para singa berburu pada malam hari) plural subject, plural verb
3
Janice usually feeds the stray cats. 
(Janice biasanya memberi makan kucing jalanan.) singular subject, plural subject
4
You go straight ahead then turn left.
(Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.) singular/plural subject, plural verb
5
My brother never shows up late.
(Adik saya selalu tepat waktu.) singular subject, singular verb
6
They like eating out.
(Mereka suka makan diluar.) plural subject, plural verb
7
That dolphin is smart.
(Lumba-lumba itu pintar) verb to be
8
The children are well-behaved.
(Anak-anak itu berperilaku baik) verb to be
9
am hungry.
(Saya lapar.) verb to be
10
You are keen.
(Kamu telaten.) verb to be
11
She drove fast.
(Dia mengebut.) TIDAK BERLAKU
12
was there yesterday.
(Saya di sana kemarin.) verb to be
13
You were always busy.
(Kamu dulu selalu sibuk.) verb to be
Jika ada helping verb / auxiliary verb, maka helping verb-nya yang berubah sedangkan main verb dalam bentuk dasar, present participle (-ing), atau past participle (verb-3). Pilihan helping verb dalam bentuk tunggal-jamak-nya adalah is-are, was-were, does-do, dan has-have. Khusus untuk has-have, agreement tidak berlaku jika kata tersebut merupakan second helping verb atau digunakan dibelakang helping verb lainnya. Pada situasi tersebut, have yang digunakan.

Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
Keterangan:
subject= bold; verb= italic; helping verb = underlined
No
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
1
My grandfather is fishing.
(Kakekku sedang memancing.)
2
do lie to her about it.
(Saya akui saya berbohong kepada dia.)
3
The police has kept the documents as evidence.
(Pihak kepolisian telah mengambil dokumen sebagai bukti.)
4
will have been sleeping for an hour when you arrive.
(Saya akan sudah tidur selama satu jam ketika kamu tiba.)
has-have TIDAK BERLAKU
5
The cat was sleeping.
(Kucing itu sedang tidur.)
6
We were roasting corn.
(Kita sedang membakar jagung.)
7
My books were stolen.
(Buku-buku saya dicuri.)

Source: